Jantung Koroner ! Gangguan Jantung yang Paling Umum Terjadi.

 

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan keadaan ketika jantung dan pembuluh darah tersumbat. Hal ini disebabkan oleh munculnya tumpukan lemak dan kolesterol pada arteri koroner. Penyakit jantung koroner juga sering disebut sebagai jantung iskemik, atherosklerosis, atau penyakit arteri koroner.

Berdasarkan data dari Pusat Pencegahan dan Penanganan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention), PJK merupakan gangguan jantung yang paling umum. Agar lebih waspada, kita perlu mengenali penyebab dan gejala PJK. Selain itu, perawatan terhadap PJK juga perlu diketahui.

Penyebab Penyakit Jantung Koroner

 

Penyakit jantung koroner umumnya disebabkan oleh pembentukan plak di dinding arteri. Seperti yang kita tahu, jantung bertugas memompa darah yang kaya akan oksigen ke berbagai organ tubuh. Darah tersebut dialirkan melalui arteri-arteri sehingga sel dan jaringan bisa berfungsi sesuai peran mereka.

Namun, apabila ada kolesterol dan lemak berlebih, keduanya bisa menempel di dinding pembuluh darah. Jika sudah banyak, hal ini akan membuat pembuluh darah tersumbat. Selain penyumbatan arteri, jantung koroner juga bisa disebabkan oleh:

– Hipertensi

– Kolesterol

– Diabetes

– Obesitas

 

 

Gejala Utama

Terdapat beberapa gejala umum yang menjadi tanda PJK, yakni:

– Angina (nyeri dada)

– Punggung, lengan, bahu terasa nyeri

– Detak jantung tidak teratur

– Sesak nafas

– Gangguan pencernaan

– Keringan dingin

– Kelelahan

– Pusing dan pingsan

– Punggung atas terasa ditekan

 

Askep Jantung Koroner: Tahapan Perawatan Bagi Pasien PKJ

Seorang pasien yang terkena jantung koroner akan diberikan perawatan secara bertahap. Proses perawatan ini dikenal juga sebagai askep jantung koroner.

Askep sendiri ialah singkatan dari asuhan keperawatan. Berikut ialah asuhan keperawatan untuk pasien PJK.

1. Pengkajian

Pada tahap ini, kondisi pasien akan dilihat secara keseluruhan. Mulai dari aktivitas dan istirahat, kenyamanan, hingga respirasi.

2. Diagnosa Keperawatan dan Rencana Tindakan

Perawatan ini bertujuan untuk menghilangkan keluhan nyeri pada pasien. Selain itu, diharapkan mereka juga bisa lebih rileks. Pada tahap ini, perawat mencatat irama jantung sebelum dan sesudah beraktivitas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *